REVIEW: LTPRO Foundation Primer

Assalamualaikum 🙏🙏🙏

Hellow beauty 🤘🤘.

Sesuai judul, kali ini aku mau review primer merek Indonesia. Yaitu LTPro Foundation Primer. Udah pada tau kan ya sama primer ini. Primer ini cukup oke dan banyak beauty blogger maupun beauty vlogger yang menyukainya. Kalian bisa juga cek review mereka tentang primer ini.

Seperti yang kalian udah tau, LTPro kepanjangan dari LaTulipe Professional. Yes, LTPro dan LaTulipe adalah brand yang sama, bedanya (katanya beberapa beauty expert) kalo LaTulipe ditujukan untuk makeup yang dasar, sedangkan LTPro untuk tujuan makeup yang lebih profesional. Semoga penjelasanku gak salah ya.

Aku pribadi baru nyoba produk LTPro itu adalah longlasting Lipcreamnya yang emang buwagus luwar biyasa. Pensil alisnya juga keren. Selain itu belum pernah coba secara langsung produk yang mereka luncurkan. Berhubung aku lagi nyari primer buat nutupin pori-pori yang entah kapan mulai membesar ini, dan banyak yang menyarankan pakai primernya LTPro, akhirnya aku beli lah. Karena harganya gak bikin panas hati, pas ada diskon pula,  jadinya mntep buat beli. Aku beli di counternya LTPro di salah satu swalayan di Ponorogo dan dapat diskon jadi cukup bayar 83ribuan saja.

Foundation primer sendiri berfungsi untuk base atau dasaran make up yang berguna untuk menjaga make up supaya makin awet, longlasting dan flawless. Nah, kata para beauty blogger dan vlogger, primer dari LTPro ini lumayan bagus. Bener gak ya? Mari dibuktikan bersama.

LTPro Foundation Primer

Klaim dari LTPro Foundation Primer

Seperti biasa, pandangan pertama pasti ke kemasan ya. Jadi, kita ulik dulu masalah kemasannya.

PACKAGING

Sebenernya, pertama kali lihat kemasan tube dari LT Pro Primer Foundation ini, mengingatkan ku pada primernya Smashbox. Coba ya aku lampirin gambarnya yang aku ambil dari online shopnya Sephora,

Kemiripan kemasan primer LTPro dengan primer Smashbox

Nah iya kan, ada kemiripan emang untuk kemasan dari kedua primer ini. Semoga aja kualitas LTPro lebih bagus ya, 😉😉.
Primer ini kemasan luarnya adalah kardus kecil (sayangnya kardusnya kebuang akibat dijadiin mainan sama anak 😥), kemasan dalamnya tube plastik tebal. Warna kemasannya yang kardus maupun yang tube itu sama, hitam dan silver. Di kemasan terdapat semua informasi yang kita butuhkan. Bentuk tube nya sendiri biasa aja,membuka tutupnya dengan cara diputar seperti biasa. Bentuk tube kaya gini bisa buat kita lebih gampang mengatur seberapa banyak produk yang kita mau. Tapi juga harus hati-hati karena kalo kegencet trus produknya bisa bleberan gak rapi ketika dibuka.

ISI PRODUK

Untuk isi produknya sendiri, ternyata agak sedikit beda dengan primer yang aku pernah pakai sebelumnya. Jadi teksturnya itu kental mirip kaya jelly tapi yang lembut gitu. Jadi ada kesan kenyal sedikit waktu dipegang. Tapi ketika diaplikasikan ke kulit, langsung pecah dan gampang diratakan. Primernya bening dan cepat kering setelah diaplikasikan. Mungkin karena kulitku cenderung ke kering. Setelah dipakai juga primernya tidak lengket dan tidak berminyak dan ada kesan kaya lebih halus atau terlapisi lapisan lembut gitu. Ada yang pernah nyebut teksturnya kaya silicon, sedikit masuk akal sih. Mungkin itu tujuannya untuk menutup pori-pori agar make up nya nanti keliatan flawless.

TEST KLAIM

Untuk claim produknya sendiri, primer ini bisa dipakai sebagai base make up sebelum pemakaian foundation ataupun bisa dipakai sendirian tanpa memakai foundation setelahnya.

Aku udah cobain pake pelembab setelah itu pakai primer ini dan tanpa foundation lagi. Hasilnya kulitku sedikit berminyak tapi gak sampai yang mengkilap heboh gitu. Hanya terlihat sedikit lebih basah daripada kulitku biasanya. Mungkin karena gak diset pakai bedak jadinya terlihat sedikit berminyak.

Tapi, hasil berbeda untuk jenis kulit masing-masing ya. Ada temenku yang kulitnya oily pakai primer ini jadinya bikin makeup lebih matte, ada pula sebaliknya. Juga kaya aku yang kulitnya normal to dry pake primer ini bisa bikin foundation lebih dewy tapi ada juga yang malah bikin tambah kering. Tergantung kondisi kulit tiap orang ya.

Nah kalau setelah pakai primer kemudian pakai foundation, memang terlihat lebih tersamarkan pori-poriku yang cukup besar ini. Aku tunjukkan perbedaan saat aku pakai foundation dengan primer sebelumnya dan saat aku pakai foundation tanpa aku pakaikan primer.

Sedikit terlihat perbedaannya yang pakai primer, pori-pori masih terlihat tapi tidak terlalu kentara seperti yang tidak pakai primer.

Kalau untuk pemakaian tanpa foundation, aku belum coba sih, karena rasanya aneh aja abis pake primer terus langsung ditimpuk pake bedak 😅. Jadi kalo klaimnya bisa dipakai tanpa alas bedak lagi, aku belum bisa kasih reviewnya.

KETAHANAN

Sekarang tentang ketahanan primer. Kalau untuk aku pribadi ketika pakai foundation dengan atau tanpa primer,tidak berpengaruh dengan makeup secara keseluruhan. Hanya saja memang untuk di daerah sekitar hidung yang biasanya lebih gampanh muncul minyak, setelah pakai primer, bisa menunda kemunculan minyak selama sejam-an dibandingkan tanpa pakai. Which is bagus. Jadi primer ini membantuku untuk mengawetkan dan memperbaiki tampilan make upku sekaligus tidak mengubah staying power dari keseluruhan make upku.

KESIMPULAN

Pada intinya,  secara keseluruhan aku suka-suka aja dengan  LTPro Foundation Primer ini. Karena bisa membantu menyamarkan pore yang lumayan kelihatan ini tapi tidak punya efek negatif pada make up secara keseluruhan. Dari segi kemasan, tekstur, warna, aroma, saat dipakai semua aku masih suka.

Oh iya, ada satu hal yang aku gak suka dengan LTPro Primer Foundation ini. Pernah suatu hari aku gak sengaja bawa primer ini,mungkin abis dimasukin ke tas sama anakku, dan seharian aku ada di luar rumah. Ketika malemnya aku lihat dan aku buka, meleleh dooooong primernya dengan kondisi mencair. Luber. Mblambang. Jadi primer ini kena panas gampang lelehnya. Masuk akal sih, kena panas dari tubuh aja bisa sedikit leleh apalagi kena hawa panas udara luar ruangan. Tapi overall aku gak masalah karen kalau kena suhu ruangan, bakalan balik lagi kok teksturnya. Pokoknya jangan dibiarin primernya kena sinar matahari langsung ya, takutnya bukan hanya teksturnya yang berubah tapi juga kualitas dan keamamam isi primernya.

Dan karena aku baru pakai primer itu 2x dengan merek berbeda, jadi aku belum bisa mengatakan ini best primer. Tapi untuk produk lokal dengan harga yang terjangkau, kualitas primer ini perlu diacungi jempol. Apalagi isinya cukup dan pemakaiannya tidak perlu banyak-banyak, jadi 1 bungkus ini aja bisa dipake selama berbulan-bulan.

Kalau ditanya repurchase atau enggak, jawabannya adalah MUNGKIN. Karena kalau saja ada yang kualitas nya sama atau lebih bagus dengan harga yang lebih murah, mungkin akan ganti yang lain. Tapi kalau kualitas dan harganya belum ada yang llebih oke dari pada primer ini, mungkin primer ini akan menjadi favorit dan akan beli lagi kalau habis.




Oke segitu aja sharing dari aku yang baru pertama kali ini nyobain primer dari LTPro. Semoga bisa memberikan informasi yang bermanfaat dan bisa membantu teman-teman syantik yang pengen beli primer dengan harga yang terjangkau.

Kalau kalian punya pengalaman juga dengan LTPro Foundation Primer, boleh komen di bawah ya. Aku juga pengen tau pengalamam kalian setelah pakenya. Kalau di bawah tulisan ini gak ada kolom komentar, kalian bisa klik leave comment di bawah judul artikel ini.

Jangan lupa follow medsosku juga 😉

FacebookInstagramTwitter

Terima Kasih  💋💋💋
Wassalamualaikum 🙏🙏🙏

Advertisements

JAPANESE MAKE UP CHALLENGE X BEAUTIESQUAD

Assalamualaikum para beauty di mana-mana. 

Sesuai dengan judul ya, kali ini aku mau bikin makeup look dengan tema Japanese Makeup. Seperti biasa, ini kesekian kalinya aku ikutan collab bareng Beautiesquad. Kalian juga bisa lihat beberapa kolaborasi makeupku bareng BS di bawah sini:

Oh iya, sebelum menjelaskan tentang makeup yang aku buat, aku mau sedikit menginformasikan. Waktu aku ikut collab yang ice cream (kalo gak salah)  beberapa temen ternyata pengen ikutan,bisa lihat disini. Karena emang collan bareng BS ini gak ada rasa bosennya, selalu pengen ikut tiap ada collab. Naaaaah, buat kalian yang mau juga ikutan collab tiap bulannya, kalian bisa langsung cus ke instagram Beautiesquad dan jangan lupa buat join di fanpagenya juga. Gak bakal nyesel, tiap bulannya bakalan ada collab dengan tema yang lain. Aku aja sempet nyesel gak ikutan collab hari Kemerdekaan Bulan Agustus kemarin. Maka dari ituuu lah, biar gak ketinggalan, kepoin terus sosial media Beautiesquad yes. 

Oke sekarang lanjut ke makeup yang aku bikin. Karena aku gak bikin videonya, jadi maaf banget aku jelasinnya lewat tulisan aja ya. Harap maklum, waktunya buat bikin makeup harus cepet biar gak keduluan sama bangunnya si Ical. Bisa mimpi buruk kalo pas bangun terus liat emaknya makeup model beginian. Nih nih, kaya gini nih makeup look yang aku buat. 

Japanese makeup challenge bersama Beautiesquad

Naaaah, kebayang kan kalo Ical bangun tidur siang ataupun malem terus ujug-ujug liat emaknya berubah begini. 😂😂😂😂😂😂😂.

Wes ah lanjut lagi ke bahasan look yang aku bikin. 

Waktu aku tau kalau collab kali ini temanya Japanese, sebenernya aku langsung kepikiran buat makeup Igari. Atau bahasa gampangnya makeup Japanese yang menonjolkan “blush-on demam”. Sebenernyaaaa, aku pun juga udah bikin, tapi ternyata gak terlalu sreg sama apa yang aku harapkan. Sama kaya pengennya martabak telor, tapi dapetnya telor ceplok 😑😑😑😑.

Akhirnya, setelah cari cari mencari, mantaplah pilihan makeupnya. Yaitu Geisha. 

Kenapa aku pilih geisha, karena aku pengen nyobain makeup yang menurutku menguji keberanian. Selama beberapa kali ikut collab, aku main amaaaan mulu. Makeup looknya yang natural dan sederhana, biar dibilang cantek getooooh. 

Baca juga Fireworks Makeup June Collab Beautiesquad

Tapi lama-lama aku pengen nyoba bikin makeup look yang yaaaa sedikit lebih menantang dan butuh kreatifitas daripada sebelumnya. Nah kebetulan untuk makeup geisha ini pilihannya buanyak banget. Akhirnya aku pilih yang menurutku cukup susah. Menurutku lho ya 😅.

Zekilaz info dulu tentang Geisha. Sempet beredar info simpang siur tentang geisha ya. Banyak yang mengira bahwa geisha itu adalah profesi “wanita penghibur”. Padahhhal,  geisha sendiri artinya dalam bahasa Jepang adalah “orang seni”. Jadi tidak salah bahwa geisha sendiri menjadi simbol utama kesenian Jepang. Untuk lenih lengkapnya kalian bisa membaca beberapa refrensi buku maupun film yang menceritakan tentang geisha. Jadi jangan telen mentah-mentah semua informasi di internet ya. 

Makeup geisha sendiri kelihatannya simple ya, didominasi warna putih dan merah. Tapiiiii, jangan salah, susah buat aku pribadi buat nyonteknya 😅😅😅. Pertama, aku jelasin kosmetik apa aja yang aku pakai hingga menghasilkan makeup yang lebih mirip dakochan daripada geisha. Maapkeun akuh geisha 😂😂.

1. Mineral Botanica Air Cushion Foundation shade Medium

Untuk foundation aku pilih air cushion ini karena shadenya kalo aku tumpuk beberapa layer bakalan putih banget. Shade ini masih terlalu putih buat kulitku yang mulai terbakar karena main layangan. Jadi pas buat makeup look kali ini. Cushionnya pun gak aku set pake bedak lagi, karena masih mau aku tumpuk pake warna merah. 

Karen seperti yang kalian tau, makeup geisha itu putihnya banget, konon bedak atau kosmetik putih yang digunakan itu mengandung timah. 

2. Oriflame Black Gel Liner

Ini sebenernya aku ragu-ragu pake gel liner buat alis, karena aku ngerasa geisha itu alisnya super tipis dan sharp. Tapi karena alisku ternyata gak mempan ditimpa pake air cushion dan lipstick  doang, jadi sekalian lah aku bikin alis yang super tebel. 

Gel liner ini juga aku pakai buat bikin eyeliner yang seharusnya lebih pekat daripada yang difoto. Ternyata aku baru sadar ketika udah selesai bebersih makeupnya 😅😅😅.

3. Sariayu Martha Tilaar Lipstick Reog 1

Nah, buat yang warna merah di wajahku itu, semuanya aku pake dari satu lipstick ini. Awalnya aku mau pake lipcream, biar enak oles dari kuasnya. Tapi akhirnya pake lipstick ini biar lebih gampang diratain dan dibikin gradasi. Meskipun belum rapi, tapi lumayan lah buat pertama kali bikin makeup gini (pembelaan diri terooos 😌).

Baca juga Sariayu Martha Tilaar Lipstick Reog

Dan yang terakhir, pulasan bibir khas geisha,yang mengingatkanku pada bibirnya jenk kellin. Pemakaian lipstick model begini bikin bibir kaya ciut beneran. 

Oke, Alhamdulillah selesai penjelasan tentang makeup look yang aku bikin untuk collab bareng Beautiesquad dengan tema Japanese Makeup. Walaupun masih kurang rapi sana sini tapi aku harap look yang aku buat ini cukup Japanese dan cukup Geisha 😅😅😅. 

Japanese Makeup Collab with Beautiesquad kali ini yang ikut lumayan banyak lho, kalian juga bisa lihat gimana makeup para beauty lainnya. Kaya ini nih, makeup looknya Azzahra keren banget dan Japanese banget. 

Pengen tau gimana dia bikin look nya?  Klik di sini

Ada juga beberapa kreasi temen yang lainnya, kaya di bawah ini

Okeh segitu aja buat pamerin makeup look ku kali ini. Semoga bermanfaat ya. Siapa tau lagi iseng pengen bikin look kaya gini atau kaya temen-temen lain yang juga ikutan collab. Kritik dan saran, aku tunggu di komen yes. Terimakasih, dan sampai jumpah ditulizanku zelanjutnyah 💋💋💋.
Eitssssssa,  jangan lupa add/follow instagramnya Beautiesquad lhoh ya. 

Wassalamualaikum 🙏🙏🙏

[REVIEW] WARDAH EXCLUSIVE MATTE LIPCREAM 16,17,18

 

Assalamualaikum

🙏🙏🙏

Helloooooow beauty ranger. Ketemu lagi dengan review selanjutnya. Sesuai judul, review kali ini tentang lipen lagi. Yaitu Wardah Exclusive Matte Lipcream shade 16. Heartbeet, 17. Rosy Cheek dan 18. Saturdate Night. 3 warna ini merupakan warna terbaru dari serie matte lipcream dari Wardah.

Kalian pasti udah pada tau dong ya dengan lipcream yang matte ini dari merek Wardah. Hampir semua temenku di dunia nyata, dunia maya dan juga dunia blogger punya salah satu atau beberapa warna dari matte lipcream ini. Dulu aku juga udah pernah nyoba yang shade See You Latte kalo gak salah. Tapi buat aku pribadi lipcream yang shade itu terasa agak kering di bibir. Mungkin karena warnanya memang cenderung nude, jadi formulanya beda dengan yang lebih bold atau gelap. Mungkin yaaaaaa. Nah kalau 3 warna terbaru yang Wardah keluarkan ini lebih ke neutral semua.

Warnanya nude coklat tapi ada yang pink juga, tapi yang pasti kalo menurutku 3 warna lipcream ini bakalan bisa kepake sehari-hari. Daripada tambah kemana-mana penjelasanku, langsung aja kita bahas bareng si lipcream ini yuks.

1. PACKAGING

Packaging dari Wardah Matte Lipcream

Ini tampilan kemasan dari Wardah Exclusive Matte LIPCREAM dengan 3 warna terbarunya. Maap yeh agak penyok dikit, 😅.

Dari kemasan box ini kita bisa lihat warna dan nama shadenya. Tujuan warna ini memang biar kita gak perlu buka lagi ketika mau liat warna dari produknya, tapi menurutku masih cukup mirip walapun ada sekilas perbedaan warnanya. Pada kemasan juga ada komposisi dari lipcreamnya, isinya, tanggal kadaluarsa dan segala macemnya. Intinya cukup lengkap dan informatif, tapi karena aku bukan penyuka box (tangannya suka ngerusak box waktu mau buka produk), jadi ya kadang aku lewatin untuk baca lagi 😅.

2. ISI PRODUK

Isi produk Wardah Matte Lipcream

Nah, foto di atas itu aku olesnya cuma beda 30 detik sampai 1 menitan. Gak lama jedanya. Jadi masih kelihatan glossy, belum turn to matte.

Untuk tekstur dari Wardah Exclusive Matte Lipcream ini creamy, dan tekstur ketiga warnanya itu sama. Menurutku tidak ada yang lebih creamy atau yang lebih chalky atau yang lebih patchy. Beda seperti beberapa nomor sebelumnya, warna yang lebih neon atau nude terang lebih susah dipake daripada warna yang gelap.

Kuas aplikator lipcreamnya standard seperti aplikator lipcream pada umumnya, nyaman juga dipakai, bisa menyesuaikan dengan bentuk yang kita inginkan.

3. PIGMENTASI DAN KETAHANAN

Untuk pigmentasi, gak usah ditanyain. Wardah Exclusive Matte Lipcream ini semuanya punya pigmentasi yang kece parah. Untuk sekali oles udah kelihatan gimana pigmentasinya. Nanti bakalan aku Kasih video swatchesnya juga biar kalian bisa liat langsung waktu aku aplikasiin lipcreamnya.

Nah, untuk masalah ketahanan, aku Kasih foto dimana aku pakein lipcream di tangan waktunya sekitar jam 9-10an, seperti foto di atas. Kemudian setelah berubah ke matte, aku cuci pakai sabun mandi sebanyak 2x. Lalu siang dan sore hari aku pake wudhu sekalian sengaja kena sabun mandi lagi, dan hasilnya adalah seperti foto di bawah ini,

Ketahanan dari Wardah Matte Lipcream

Dengan kata lain, ketahannya juga kece badai. Tapiii walaupun begitu, lipcream ini tetep gampang kok dibersihin. Tentunya dengan cleanser yang oil based ya. Kaya remover khusus lip and eye atau balm dan micellar water.

4. SWATCHES

  • Wardah Exclusive Matte Lipcream (16 Heartbeet)

Swatch Wardah Matte Lipcream nomer 18

  • Wardah Exclusive Matte Lipcream (17 Rosy Cheek)

Swatch Wardah Matte Lipcream nomer 17

  • Wardah Exclusive Matte Lipcream ( 18 Saturdate Night)

Swatch Wardah Lipcream nomer 16

Itu tadi untuk foto swatchnya, aku tampilin juga video swatchnya biar kalian juga tau gimana aplikatornya, gampang diolea atau enggak dan gimana pigmentasinya saat pertama oles. Biar lebih jelas daripada cuma foto doang gitu maksudnya, 😊😊😊.




KESIMPULAN

  • Kemasan handy, walaupun bukan travelsize tapi masih enak dibawa bepergian. Gak terlalu banyak makan tempat di tas makeup kamu.
  • Teksturnya nyaman di bibir. Tidak kering walaupun hasil akhirnya matte.
  • Pigmentasinya bikin mabok, baguuus. Sekali oles udah bisa nutup warna gelap di bibirku.
  • Warna terbarunya masih netral dan bisa dipakai sehari-hari.
  • Ketahanannya luwar biyasa. Bisa dilihat dipoin ketahanan di atas ya.
  • Cocok dipakai buat tipe bibir apa saja, kalau untuk bibir yang kering banget bisa dikasih lipbalm terlebih dahulu.
  • Harga sangat bersahabat. Dengan harga 50ribuan (tergantung dimana belinya) langsung bisa angkut satu lipcreamnya.
  • Gampang didapatnya, bisa di counternya Wardah, toko kosmetik offline maupun online.

Oke kayaknya sudah semua yah review aku tentang Wardah Exclusive Matte Lipcream dengam 3 warna terbaru mereka, yaitu 16 Heartbeet, 17 Rosy Cheek dan 18 Saturdate Night. Semoga reviewku bisa informatif bagi kalian yah. Kalau masih ada pertanyaan, boleh kok tulis komen di bawah, sapa tau aku ada yang lupa nulisnya. Kalau kolom komen di bawah gak tampil, klik leave comment di bagian bawah judul di atas ya 😊

Semoga review kali ini bermanfaat, terimakasih dan sampai jumpa ditulisanku selanjutnya 💋💋💋.

Jangan lupa follow sosial mediaku yes:

FacebookInstagramTwitter

Wassalamu’alaikum 🙏🙏🙏