SHO REAL VITA AA2.G AMPOULE

Hallllooooo. 

Setelah seminggu lebih gak produktif, mager, males, akhirnya ngepost juga. Ini produk dari Korea lagi. Alhamdulillah produk ini dapetnya dari 08liter indonesia. Ini udah kali ketiga aku jadi editor mereka. Semoga reviewku tidak mengecewakan. Terimakasih 08liter Indonesia πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹.

Produk yang mau aku review ini adalah sebuah vitamin atau kalo aku bilang sih ini serum. Serum atau vitamin ini dari brand SHO atau Sepecial Homecare Origin. SHO sendiri mengeluarkan berbagai macam jenis produk kecantikan. Mulai dari skincare dari remaja sampai yang sudah dewasa. Perawatannya pun juga lengkap, dari moisturizer, toner, eye cream, serum, sampai hand cream dan haircare. 

Nah, yang aku dapet ini salah satu dari rangkaian vitamin yang merek punya yaitu SHO 4 Types Ampoule. 

SHO AMPOULE 4TYPE

SHO AQUA HYALURONIC AMPOULE

Capacity : 50ml

[Moisturizing] / [High-enriched Ampoule]

* The most ideal ingredient for moisturizing skin: Hyaluronic

As it contains Hyaluronic acid, it effectively delivers essential moisture to weary

skin irritated by external stimuli and keeps it hydrated all day long.

SHO REAL VITA. AA2G AMPOULE
Capacity : 50ml

[Boosting Skin Radiance] / [High-enriched Ampoule]

* The most ideal ingredient for dark and dull skin : AA2G

As it contains pure vitamin C and vitamin C derivatives, it effectively helps lighten

and brighten your skin.

/

SHO WRINKLE LIFT PEPTIDE AMPOULE
Capacity : 50ml

[Skin Elasticity Improvement] / [High-enriched Ampoule] /

[Anti-wrinkle functional cosmetic]

* The most ideal ingredient for elasticity of skin : Peptide

As it contains 3 kinds of protein ingredients Acetyl Hexapeptide-8, Hydrolyzed

Collagen and Hydrolyzed Elastin, it helps leave your skin smooth and healthy

/

SHO AGING RED GINSENG AMPOULE

Capacity : 50ml 

[Nourishing] / [High-enriched Ampoule]

* The most ideal ingredient for maintaining healthy skin : Red Ginseng

As a highly enriched ampoule containing 42% red ginseng extract, it works to keep

the skin healthy and glowing by supplying skin with an abundance of nutrition.

Dan yang aku dapet adalah Real Vita AA2G Ampoule. Mari kita mulai usut tuntas mengenai produk ini. Pada saat paket baru sampai, aku dapet produk vitaminnya dan sekaligus sebuah katalog dari Sooincos  

Bentuk kemasan dari produknya sendiri termasuk unik. Aku pribadi belum pernah nemuin kemasan produk yang kaya gini. 

Jadi kemasan paling luar ini bentuknya tabung dan disegel, mengingatkanku kaya kemasan bedak gatel Herocyn πŸ˜…πŸ˜…. Kaya semacam seng tebel gitu. Di kemasan luar itu sudah terdapat informasi seperti nama brand dan produknya, fungsinya, dan tampilan botol vitamin yang ada di dalamnya. Jadi sebelum kita buka tabungnya itu, kita udah tau botol dari vitaminnya itu bentuknya seperti apa. 

Yang unik lagi masalah kemasan belum berakhir. Ketika dibuka, yang kita lihat bukan langsung botol vitaminnya tapi plastik kaku dengan bentuk yang mengikuti lekukan tutup botol vitamin, plastiknya sendiri ada di atas botol dan di bawah botol. Fungsinya sendiri agar botol tidak gampang goyang ketika tabung terguling atau jatuh. Semacam safety untuk vitaminnya gitu. 

Lanjut ke botol vitaminnya. Botol bentuknya sama seperti layaknya botol serum, bahannya kaya mika atau plastik yang kuat dan tebel. Warnany coklat dan embos warna silver yang berisi informasi nama produknya sendiri. Untuk aplikatornya berupa pipet untuk memudahkan mengambil serumnya.

 

Vitamin atau serumnya ini warnanya bening agak kekuningan dan teksturnya semi cair semi minyak. Jadi waktu ditaruh di tangan, tekstur nya seperti minyak. Tapi ketika diaplikasikan ke kulit, langsung mencair dan cepat meresap di kulit. Untuk aromanua sendiri menurutku terlalu menyengat, seperti aroma masam yang kuat. Jadi kerasa banget aroma vitamin C nya, sama seperti komposisi. Oh ya, ngomongin komposisi,  aku infokan komposisi yang ada di dalam vitamin ini. 

Ada banyak komposisi yang terkandung di dalam vitamin ini, dan ada 2 yyang sebenernya aku kurang suka yaitu kandungan pewangi dan alkohol. Jadi kulit sensitif harus hati-hati atau harus test patch dulu sebelum pakai ini. Tapi tapiiii, karena ini paraben free, jadi ibu hamil dan menyusui masih aman pakenya. Asalkan tidak terganggu dengan aroma dan kandungan alkohol di dalamnya ya. 

Sedikit cerita, sebelum pake vitamin ini, kulitku memang lagi berjerawat yang kecil dan sakit. Mungkin karena hormonal atau aku yang salah makan. Jadi pas banget pas aku jerawatan eh produk ini dateng. Jadinya bisa sekalian test cocok atau tidak. Waktu pertama kali pake, aku pakenya sehari 2x sebagai pengganti krim pagi dan krim malam, belum ada perubahan. Hari ketiga pemakaian, jerawatku mulai mengering. Lebih cepet daripada biasanya. Hari keempat, ada jerawat yang baru. Hari kelima, jerawat yang baru muncul kemarin, keesokannya sudah mengering. Begitu terus sampai hati ke 7. Saat itu aku baru sadar, oh ternyata aku mengalami purging. Tapi Alhamdulillah untungnya proses purging itu selesai sampai sekarang hari ke 9 pemakaian sudah tidak muncul jerawat baru lagi. Untuk efek mencerahkan, aku sampai sekarang belum merasakanatau mungkin aku yang tidak memperhatikan itu. Tapu kalo untuk melembabkan memang iya sedikit. 

Sebenrnya sedikit kaget sih dengan hasilnya, biasanya kulitku kalau kena skincare yang ada alkoholnya,  langsung breakout. Tapi ternyata ini enggak. Dan yang tambah bikin seneng lagi, tekstur permukaan kulit wajahku mulai membaik. Sudah ada bagian kulit wajah tertentu yang teksturnya sudah sama. Hasilnya bikin aku seneng sekaligus sedih. Seneng karena produk ini beneran COCOK tapu sedih karena harganya πŸ˜…πŸ˜…. Dengan isi 50ml produk ini berharga οΏ¦45,000 atau kalau dirupiahkan menjadi Rp. 511826.09,00 πŸ˜₯. Untuk beberapa orang ini murah, tapi menurutku ini mahal. Tapi ya wort to reprurchase sih karena memang cocok di kulitku. Tapi untuk harga segitu hitungannya cukup sesuaidengan hasil dan jumlahnya. Aku sendiri pemakaian semuka cuma pake 1 tetes. Kelihatannya 50ml itu bisa digunakan berbulan-bulan. Semoga masih bisa nabung biar vitaminnya kebeli lagi πŸ˜….

Nah itu tadi pengalamanku yang lagi-lagi mencoba skincare dari Korea. Untuk kesimpulan dari pengalamanku tadi adalah:

  1. Untuk kemasan rapi, aman dan unik. Aku pribadi belum nemuin kemasan tabung dengan safety kaya gini di produk lain. Dan ini menunjukkan kalo company ini niat banget dalam hal kemasan. Perlu diacungi jempol. 
  2. Aplikatornya memudahkan untuk pengambilan produk. Jadi bisa dikontrol mau berapa tetes kita pakenya. 
  3. Aromanya terlalu menyengat, yang punya indera penciumam yang sensitif mungkin harua berhati-hati. Teksturnya sendiri seperti oil tapi ketika diaplikasikan langsung meleleh dan cepat meresap di kulit.
  4. Komposisi semua oke kecuali pewangi. Dan karena ada kandungan alkohol nya, jadi untuk yang punya kulit kering dan sensitif harus test patch dulu untuk menghindari iritasi. 
  5. Setelah pemakaian, aku pribadi,  mengalami purging selama 6-7 hari. Hasilnya di hari ke-9 jerawat tidak muncul lagi dan tekstur kulit menjadi sedikit lebih baik. Efek mencerahkan tidak terlalu terlihat dipemakaian 9 hari ini, tapi efek melembabkan sedikit terasa.
  6. Harga cukup mahal dan belinya kelihatannya harua online dan dari luar. Setauku belum ada online shop Indonesia yang jual produk ini.

Sekian ya review dari aku mengenai skincare Korea ini. Semoga membantu dan memberikan info yang bermanfaat bagi kalian. Terimakasih πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹

[SPONSORED REVIEW] Β FANBO PRECIOUS WHITE SKINCARE, Skincare Lokal Murah Meriah

Assalamualaikum

πŸ™πŸ™πŸ™. 

Selamat bergembira semua. Kali ini aku mau review lagi, tentang produk yang lumayan baru hasil karya anak bangsa Indonesia. Yaitu, Fanbo Precious White Skincare

Fanbo beberapa hari yang lalu baru saja launching beberapa produk terbaru mereka seperti skincare dan decorative. Untuk skincare berisi milk cleanser, facial wash, face toner dan moisturizer. Sedangkan untuk decorativenya antara lain bb cream, two way cake dan lain sebagainya. Nah, sebelum mereka launching, aku dikirimi produk Fanbo Precious White Skincare hasil kerjasama antara Fanbo Cosmetics dan Beautiesquad. Aku dapet rangkaian skincarenya PLUS bando lucuuuuuuk. Terimakasih banget ya Fanbo dan Beautiesquad πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹

Dalam rangkaian produk Fanbo Precious White Skincare ini terlihat ada gambar bunga sakura. Ternyata rangkaian skincare ini mengandung ekstrak bunga sakura yang bermanfaat untuk menghambat pembentukan pigmen dalam kulit, sehingga produk ini bisa membantu mencerahkan kulit. Juga ada kandungan lainnya seperti Pro-Vit B3 yang bisa mengembalikan kelembaban kulit, minyak chamomile yang bisa mengatasi iritasi, sehingga produk ini bisa dipakai oleh semua jenis kulit dan juga terdapat kandungan AHA. AHA sendiri berfungsi untuk mencerahkan kulit, mencegah penuaan dini pada kulit, memudarkan bekas jerawat, dan masih banyak manfaat lainnya. Waaaaaa oke ya rangkaian skincare dari Fanbo ini. 

Tapi ya tapiiiiiiii, walaupun produk ini dikasih sama mereka, bukan berarti aku gak jujur ya. Aku akan share sesuai pengalaman yang aku rasain. Juga perlu diingat, kondisi kulit setiap orang berbeda walaupun jenis kulitnya sama. Saranku, sperti biasa, selalu test patch sebelumnya. 

Udah ah, yuk langsung kita bahas bareng tentang Fanbo Precious White Skincare ini. Mari kita bahas skincarenya satu persatu, sesuai urutan pakenya aja yah. Aku biasanya pake skincare ini dari milk cleanser, facial foam, face toner dan terakhir moisturizer. Jadi pertama kita bahas, Fanbo Precious White Milk Cleanser


Fanbo Precious White Milk Cleanser

Untuk kemasan milk cleanser ini sama seperti face tonernya, dikemas dalam botol. Kemasan rangkaian Fanbo Precious White Skincare ini sendiri didominasi warna putih dan pink serta ada gambar bunga sakura di kemasannya. Dikemasan sudah tertera semua informasi penting tentang target dari produknya, cara pemakaian, komposisi dan lain sebagainya. 

Ingredients:

Aqua, Mineral Oil (Parraffinum Liquidum), Caprylic/Capric Triglyceride, Niacinamide, Steaeic Acid, Cetyl Alcohol, Triethanolamine, Phenoxyethanol, Cetearyl Alcohol, Imidazolidiny Urea, Dimethicobe, Ricinus Communis Seed Oil, Sodium Lactate, Fragrance, PEG-20 Stearate, Carborner, Benzotriazolyl Dodecyl p-Cresol, Disodium EDTA, Allantoin, Tillia Cordata Oil, Chamoilia Recutita Flower Oil. 

Untuk penjelasan produknya sendiri, milk cleanser ini mengandung sakura essence, AHA, Pro Vitamin B3 dan Chamomile Oil yang menjaga kelembaban, membantu mencerahkan warna kulit dan anti iritasi sehingga bisa digunakan oleh semua jenis kulit. 

Isi produknya sendiri seperti milk cleanser pada umumnya, berwarna putih susu dan teksturnya cair. Aku pake milk cleanser ini sesuai dengan cara pakai yang ada di kemasan. Aku ambil milk cleanser, aku ratakan ke seluruh wajah dan leher. Pijat-pijat wajah pelan aja biar sisa kotoran bisa larut ke milk cleansernya. Setelah dirasa cukup, bersihkan dengan menggunakan kapas atau handuk. Kalau aku gak pake make up sebelumnya, aku cukup pake milk cleanser ini untuk bersihin muka sebelum mandi. Tapi kalau pake make up, harus pake micellar water atau cleansing oil dulu setelah itu pakai milk cleanser. Karena milk cleanser ini kurang bisa ngangkat sisa make up yang waterproof

Kesan pertama ketika aku pakai, baunya enak. Wanginya seger tapi gak menyengat. Aku pribadi tidak terlalu bermasalah dengan aroma pada produk skincare, jadi buat kalian yang punya pengalaman yang gak baik sama produk berparfum sebaiknya test patch dulu ya..

 Kemudian, milk cleanser ini tuh daya bersihnya cukup oke lho. Setelah pake make up biasanya aku pake petroleum jelly dibagian yang pakai produk yang waterproof dan sisanya aku pakein micellar water, dan aku pakenya beneran baaaanyak soalnya takut jerawatan kalo gak bersih. Setelah aku pake semua itu, aku pake lagi si milk cleanser ini, lha kok masih ada aja sisa make up nya tadiii. 

Oh iya, aku udah pake milk cleanser ini tiap mau mandi, udah, sekitar 4 harian lah kalo gak salah. Sampai sejauh ini tidak ada yanh aneh setelah pakainya. Tidak iritasi, tidak ada jerawat baru yang tumbuh dan tanpa iritasi, sesuai dengan target produknya. Ini untuk milk cleansernya, terus gimana dengan produk selanjutnya?  Yok lanjutin reviewnya yes

Fanbo Precious White Facial Foam

Kalau untuk kemasan, facial foam dan moisturizer Fanbo ini punya kemasan yang sama yaitu dalam kemasan tube dengan tutup fliptop. Facial foam ini memiliki target antara lain mengangkat kotoran yang menempel di wajah, membersihkan minyak berlebih yang merupakan penyebab kulit kusam, melembabkan dan mencerahkanwajah dengan kandungan ekstrak bunga sakura, AHA dan pro Vit B3.

Untuk ingredients nya adalah:

Glycerin, Aqua, Myristic Acid, Stearic Acid, Potassium Hydroxide, Propylene Glycol, Palmitic Acid, Lauric Acid, Sodium Cocoyl Alaninate, Sodium PCA, Niacinamide, Fragrance, DMDM Hydantoin, Sodium Lactate, Dextrine, Prunus Lannesiana Flower Extract, Ascorbic Acid, Malic Acid

Aku pakai facial foam ini setiap waktu mandi atau setelah aku ngebersihin sisa make up. Fungsinya sama seperti sabun cuci muka yang lainnya yaitu membersihkan sisa kotoran yang menempel di wajah. Aku pakainya sesuai dengan cara pakai yang ada di kemasan. Aku keluarin produknya ke telapak tangan, aku kasih sedikit air trus digosok sampai berbusa baru deh diusap sambil dipijat ke seluruh wajah. Lalu dibilas sampai bersih dan keringkan dengan handuk, ditepuk pelan aja ya jangan digosok. 

Setelah pake facial foam ini yang aku rasain adalah bersih dan keset. Untuk kulitku, ini sedikit bikin kering karena memang dari sononya kulitku ini lagi tandus parah. Ini kelihatannya bakalan cocok banget buat yang punya jenis kulit kombinasi atau berminyak. Karena klaim menyerap minyak berlebih udah terlihat dipemakaian pertama. Pagi aku pake facial foam ini, siang hari yang biasanya daerah hidung itu cukup mengkilat karena minyak, ini sudah berkurang sedikit. Tentunya dibantu dengan sepaket dari rangkaian Fanbo Precious White Skincare juga. 

Fanbo Precious White Face Toner

Nah, setelah pakai milk cleanser dan facial foam, saatnya pake toner. Salah satu penyebab wajah kering setelah cuci muka adalah perubahan Ph kulit yang terlalu drastis saat cuci muka. Nah si toner ini akan menyeimbangkan kembali ph kulit kita. Face toner dari Fanbo ini mengandung ekstrak bunga sakura, AHA dan Provit B3 sama seperti kandungan dalam rangkaian skincare Fanbo lainnya. Face toner ini juga mempunyai target yang sama, yaitu melembabkan dan mencerahkan wajah. 

Untuk ingredients nya:

Aqua, Alcohol, PEG 40, Hydrogenated Castor Oil, Propylene Glycol, Niacinamide, Phenoxyethanol, Imidazolidinyl Urea, Carboxymethyl Cellulose,  Sodium Lactate, Disodium EDTA, Benzotriazolyl Dodecyl p-Cresol, Fragrance, Allantoin, Triethanolamine, Caprylic/Capric, Triglyceride, Chamomilla Recutita Flower Extract. 

Dari semua produk di Fanbo Precious White Skincare ini, face toner ini yang aroma wanginya paling kenceng. Tapi karena aku gak bermasalah dengan aroma skincare, jadi masih oke oke aja di aku. 

 

Face tonernya sangat bening  dan sangat cair seperti air minum, jadi tidak terlalu terlihat di foto. Aku pakai face toner ini setelah cuci muka. Kalau untuk cara pakai sesuai kemasan adalah, dengan menggunakan kapas yang dibasahi face toner kemudian diusapkan ke wajah dengan cara ditepuk. Ada juga yang memindahkan face toner ke botol spray agak bisa disemprotkan ke wajah kapan saja. Tapi kalo aku pribadi pakainya dengan cara menuangkan secukupnya ditangan yang bersih kemudian ditepuk pelan ke wajah dan ditunggu sampai semua tonernya meresap ke kulit. Yang aku rasain setelah pake toner ini adalah seger dan ada sensasi dingin-dinginnya gitu. Pokoknya yang paling aku suka dari Fanbo Precious White Skincare ini adalah aroma nya. Enak, seger, dan menenangkan.

Fanbo Precious White Moisturizer

Pelembab dari Fanbo ini mengandung ekstrak bunga sakura dan ProVit B3 yang berfungsi untuk melembabkan dan mencerahkan kulit wajah. Aku pakai moisturizer ini sebagai step terakhir dari rangkaian Fanbo Precious White Skincare. Bentuk kemasannya sama seperti kemasan facial foamnya, yaitu kemasan tube kaya kemasan odol gitu dan tutupnya fliptop

Untuk ingredients nya:

Aqua, Cetearyl Alcohol, Propylene Glycol, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Mineral Oil (Paraffinum Liquidum, Dimethicone, Niacinamide, C12-15 Alkyl Benzoate, C20-22 Alcohols, Hydroxyethyl Acrylate/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer, Ceteareth-33, Allantoin, Imidazolidiethyl Urea, Caprylic/Capric, Triglyceride, Isohexadecane, Triethanolamine, Chamomilla Recutita Flower Extract, Disodium Edta, Polysorbate 60, Fragrance, Sorbita Isostearate, Tilia Cordata Oil, Dextrin, Ascorbic Acid, Malic Acid, Prunus Lannesiana Flower Extract. 

Isi dari produknya sendiri seperti moisturizer pada umumnya, krim kental warna putih susu. Untuk wanginya mirip-mirip sama milk cleanser dan facial foam tapi lebih kalem. Setelah dipake di wajah, produknya gampang diratain terus gak lengket walaupun cukup kental teksturnya. Nyerap ke kulitnya juga lumayan cepet.

Dari klaimnya dan apa yang aku rasain, yang paling terasa efeknya adalah melembabkan. Nah sebenernya untuk ukuran kulitku sekarang, moisturizer Fanbo ini masih tergolong moisturizer yang kering. Tapi pas waktu aku pake dan aku bikin aktifitas seharian, moisturizer ini bisa mengontrol minyak terutama di area hidung. Tentu saja sebelumnya aku pake rangkaian Fanbo Precious White Skincare yang lainnya juga. Sedangkan untuk klaim mencerahkan, aku belum melihat karena baru beberapa hari pakenya.

Nah, aku udah pake rangkaian lengkap dari Fanbo Precious White Skincare selama kurang lebih 2-3 harian (aku lupa kapan mulainya πŸ˜…πŸ˜…). Secara keseluruhan aku suka sama produk ini terutama aromanya, dan bandonya 😁. Selama pake sampai sekarang untuk iritasi gak ada sih walaupun kulitku ada bagian yang sensitif. Cuma memang ada produk yang kelihatannya aku kurang cocok,tapi aku gak bisa memastikan produk apa. Nah gak cocoknya ini adalah kulit bagian tulang pipi jadi lumayan kering. Tapi untungnya ada moisturizer itu tadi, jadi bisa tertolong. Aku masih mencari produk yang mana yang bikin kulitku kering itu tadi, jadi sampe sekarang pun aku masih pake semuanya. 

Untuk kekurangannya, mungkin di kemasannya. Ada beberapa kemasan terutama yang kemasan botol, tidak bisa tertutup dengan baik, jadi rawan tumpah atau bocor. Selain itu masih oke aja di aku pribadi.

Untuk Fanbo Precious White Skincare ini aku rekomendasikan buat kalian SEMUA dengan jenis kulit apapun, karena skincare ini layak untuk dicoba. Bahkan kulitku yang sedang gak oke ini pun juga bisa pake produk ini. Selain fungsinya yang oke, harganya juga terjangkau, ditambah lagi ini adalah produk lokal yang sudah ada BPOM nya. Jadi aman yes. Buat kalian yang masih penasaran dengan skincare ini, kalian bisa kepo ke bawah sini:

Website Fanbo

Fanpage Fanbo

Twitter Fanbo

Instagram Fanbo 
Kalian penasaran harganya? Murah banget. Harga untuk Fanbo Milk Cleanser dan Fanbo Face Toner adalah @Rp. 18.500,00. Harga untuk Fanbo Face Foam Rp. 24.000,00 dan untuk Fanbo Moisturizer harganya adalah Rp. 22.700,00. Murah banget kan. Kalo kalian pengen beli, kalian bisa beli di sini:

Shopee Fanbo Cosmetics

Tokopedia Fanbo

Instagram @jelita.jelita

Nah segitu dulu review aku kali ini tentang Fanbo Precious White Skincare. Semoga membantu kalian ya. Sekali lagi, terimakasih Fanbo Cosmetics dan Beautiesquad, laffyu to the moon sampesampe ga back lagi πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹.

Reach me on:

InstagramFacebookTwitter

My Skincare Routine (Jenis Kulit Kombinasi + Sensitif)Β 

Hai beauties!!!!! 

Udah lama aku gak nulis ya. Iya, seminggu gak nulis itu udah termasuk lamaaaaaa banget lho. Entah kenapa aku jadi males gini πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…. Sesuai dengan judul di atas, aku mau berbagi skincare yang rutin aku gunakan selama 2 bulan ini. Iya baru 2 bulan.

Jadi gini, pas waktu hamil sampe beberapa bulan lalu, kulitku itu awalnya normal kombinasi. Jadi daerah T (dahi dan hidung) kadang berminyak kalau lama beraktifitas di luar ruangan.
Tapiiiii, karena aku seneeeeng banget coba-coba produk skincare dan kosmetik, jadinya rusaklah kulit wajahku ini. Biasanya berjerawat cuma 1-2 tempat, ini kaya bruntusan dalam bentuk jerawat besar dan nyebar ke seluruh wajah. I hope you know what i mean guys πŸ˜‰. 

 Aku akui, ini kesalahkuhhhh πŸ˜–πŸ˜–πŸ˜–πŸ˜–πŸ˜žπŸ˜žπŸ˜žπŸ˜ž. Aku orangnya tuh ya kalo ada yang bilang bagus, langsung pengen. Kalo udah baca review dari minimal 5 blogger dan semua cocok, aku juga pengen. Kadang lupa test patch dulu sebelum pake produk, saking ngilernya pengen wajah semulus Park Shin Hye 😍😍😍. Tapi malah berakhir wajah seperti makadam (kasar dan tajem cuy)

Jadi kalo mau pake make up pun, harus pake yang coverage nya tinggi dan harus agak jauh fotonya. Kalo gak gitu, wah, bakalan kelihatan banget bruntusan dan bentol merah jerawatnya. Hal itu terjadi sekirat 5-6 bulan yang lalu (kalo gak salah), dan mengakibatkan jarang eksis dan narsis di socmed πŸ˜…πŸ˜‚. Dan sekarang yang tadinya kulit wajahku ini normal kombinasi, berubah menjadi kombinasi sensitif. Kenapa aku bisa menyimpulkan jenis kulitku sekarang? Sebenernya aku sok nyimpulin sendiri sih,πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜….  Tapi aku jadi yakin kulit ku jadi sensitif karena ketika aku pake produk A, B, C misalkan, gak cocok, langsung merah-merah dan ngelupas (ngglodoki kalo orang Jawa bilang). 

Sebenernya sampai sekarangpun aku masih nyari produk yang pas buat kondisi kulitku. Tapi karena 2 bulan ini aku udah nyoba pakai produk ini dan efeknya cukup bikin bahagia, makanya aku cukup berani buat share ke kalian. Siapa tauuuu ada yang punya masalah kulit yang sama dan bisa jadi alternatif skincare yang bisa kalian pilih. 

Langsung aja ya kalo gitu, aku tunjukin ke kalian produk apa yang aku pake dari bangun tidur sampai tidur lagi. 


The Face Shop – Herb Day 365 Cleansing Foam (Aloe) 

Sebenernya, aku awal beli ini karena iseng pengen coba aja. Karena kalo masalah sabun cuci muka, jujur aja, masih belum ada yang sreg di muka. Kalau pake yang buat kulit berminyak, pasti abis pake sabun cuci muka berasa keset dan kering banget. Sedangkan kalau pakai sabun cuci muka buat kulit kering, rasanya jadi nyemeknyemek gak enak dipegang gitu. 

Nah sabun cuci muka Herbs Day ini termasuk yang bikin kulit keset dan agak kering setelah dipake. Busanya itu lumayan banyak, tapi untungnya dikulitku gak sekering sabun cuci muka ku yang dulu-dulu. 

Dan karena isinya buanyak, dan masih belum abis-abis, sampe sekarang masih nyaman aja aku pakenya. Selain itu gak ada efek yang gak oke diwajahku. Gak bikin jerawat nambah tapi ya gak bikin jerawat yang udah ada jadi ilang sih. Intinya cuma dapet kesan bersihnya aja. Kalau udah abis sih kayaknya mau cari produk lainnya, karena pencarian sabun cuci muka belum berakhir 😎.

Innisfree Jeju Volcanic Pore Clay Mask

Naaah, kalau produk yang satu ini pasti hampir semua tau ya. Innisfree sendiri ada 2 jenis pore clay mask. Jeju Volcanic Pore Clay Mask yang bisa digunakan untuk jenis kulit kering dan normal, dan Jeju Super Volcanic Pore Clay Mask yang diperuntukkan jenis kulit kombinasi dan berminyak. 
Aku beli yang gak super karena kulitku berminyaknya masih tergolong normal, menurutku sih ya, dan karena takut dengan yang ada embel-embel supernya sih. Karena takut iritasi. 

Kalau aku liat beberapa review yang super itu, aku rasa hampir sama aja untuk kemasan, isi produk, tekstur dan aromanya. Yang membedakan memang hanya dikhasiatnya aja, yang super tentunya nyerap minyak di wajah lebih banyak aja. 

Kalau dari cara pakainya, clay mask ini digunakan seminggu 2-3x sesuai kebutuhan. Bisa dipakai untuk sekedar membersihkan pori-pori sebelum tidur atau bisa juga untuk persiapan sebelum pakai make up. Tapi, aku sendiri pakainya SETIAP HARI, dan aku tidak pakai sebagai masker tapi sebagai face wash

Dulu, tepatnya 2 tahun yang lalu aku pakai mudmask dari Jafra sebagai pengganti sabun cuci muka ku. Tapi karena abis, dan harganya cukuplah ya, jadi aku mau ganti yang teksturnya sama. Jadi ketemulah clay mask ini. Ini murni pengenku sendiri ya, dan aku gak menyarankan pada siapapun untuk mencontoh. Karena kalau hasilnya bagus di kulitku belum tentu sama untuk kulit orang lain. 

Kalau dari beberapa informasi dunia skincare, clay mask dan masker-masker ini tidak boleh digunakan setiap hari karena akan membuat kulit kering dan lapisan kulit lebih tipis daripada seharusnya. Akupun sepakat dengan hal itu. Oleh karena itulah, dikarenakan aku gak bisa pakai masker lama-lama karena pasti diobokobok sama anakku, aku pakainya sebagai pengganti sabun cuci muka. Atau abis pake sabun cuci muka, aku pakein lagi clay mask lagi dengan pijat wajah bentar kemudian langsung bilas. 

Hasilnya………..kulitku jadi lebih lembut, komedo berkurang dan berasa lebih bersih tapi tetep lembab. Jadi, abis berasa kering setelah pake sabun cuci muka, setelah pake clay mask jadi lebih lembab lagi wajahnya. 

Sekali lagi, cara ini mungkin tidak berhasil ke kulit wajah orang lain. Jadi lebih baik ikuti aturan pakai yang bener aja ya cuy. Jangan contoh cara pakai saya. Tapi intinya produk ini oke banget dipake, hasilnya sesuai klaimnya dan sejauh ini gak bikin iritasi, breakout ataupun purging

SHO Real Vita AA. 2.G Ampoule

Setelah selesai cuci muka pakai 2 produk di atas, yang aku lakukan setelahnya adalah pakai serum ini. Real Vita AA.2.G dari SHO. Produk ini aku dapetin dari 08 liter Indonesia. Aku udah pakai selama 2 bulan dan selama pakai gak ada efek yang menjengkelkan. 

Baca juga, review SHO Real Vita AA.2.G

Aku pakai produk ini sebagai serum dan pelembab. Karena klaim produknya sendiri bisa digunakan untuk keduanya. Sejauh ini gak ada iritasi atau breakout. 

CosRX Blackhead Power Liquid

Nah untuk produk yang satu ini adalah aku kategorikan sebagai peeling komedo. Seperti namanya. Aku pakai produk ini hampir 2 bulan dan sekarang mulai jatuh cinta dengan produk ini. 

Untuk pemakaiannya sendiri, biasanya aku pakai sebelum serum dan pakainya tiap malem doang 3x dalam seminggu. Jadi setelah cuci muka, aku pakai Cosrx ini ke seluruh muka, aku diemin dulu setengah jam, kemudian aku pijet-pijet seluruh wajah terutama di daerah yang terdapat sel kulit mati dan komedo. Setelah itu bilas dengan air dingin biasa. Setelah dibilas, baru aku pakai serum dan pelembab, kadang pake sheet mask kemudian tidur deh. 

Untuk yang kulitnya sensitif, ati-ati ya. Aku pakai ini seminggu pertama gak terlalu ngefek, jadinya aku pake setiap hari diminggu ke 2-4. Lalu aku kurangi frekuensinya karena berasa kulitku pedih abis pakai produk ini. Jangan lupa pakai pelembab setiap selesai pakai Cosrx karena produk ini membuat kulitmu lebih kering. 

Hasil yang aku rasain setelah pakai Cosrx, komedo khususnya di hidung, banyak berkurang dan tekstur kulit ku semakin oke. Aku pribadi gak tau tekstur kulitku ini karena clay mask, Cosrx atau serum ya. Tapi sejak aku pakai 3 produk ini, wajahku semakin halus aja. 

Laniege Balancing Emulsion dari Laniege Moisture Trial Kit

Setelah pakai beberapa produk yang ada di atas sana, aku pakai pelembab juga biar kulitku tetap terhidrasi. Walaupun kulitku ini berminyak tapi aku yakin pelembab itu masih dibutuhkan. Apalagi kulit wajahku ada bagian keringnya seperti bagian tulang pipi, daerah luar dahi dan dagu. 

Sebenernya, aku sempet pakai Laniege ini 1 set selama sebulan. Ternyata muka ku makin berminyak dan muncul jerawat dibeberapa bagian wajah. Annoying banget! Akhirnya aku hentikan kecuali si emulsion, karena aku mikirnya mungkin muka ku jadi berjerawat ini karena telalu banyak produk yang aku pake. Makin banyak layernya makin nutup pori-pori kulit akhirnya timbullah jerawat baru. Nah setelah aku hentikan pemakaiannya dan cuma pake emulsionnya aja, jerawat satu persatu mulai kempes dan ilang, dan gak ada jerawat yang baru lagi. Emulsion ini pun aku gak tiap hari pakainya, aku pakainya seingatku aja 😎😎😎.

Innisfree It’s Real Squeeze Mask

Tahap terakhir didunia skincare ku adalah sheet mask. Kalian bisa pakai sheet mask dari merek apa aja ya. Tapi yang aku pake selama ini adalah sheet masknya Innisfree variant Aloe dan Shea Butter. Karena aku udah cocok pake 2 jenis itu, jadinya belum mau coba varian lain karena takut gak cocok. 

Baca juga, review Innisfree It’s Real Squeeze Mask Shea Butter

Biasanya aku pake sheet mask ini setelah aku pakai skincareskincare yang sudah aku sebutin di atas. Sheet masknya ini juga aku pake sampe kering atau sekitar 45menit abis gitu aku lepas, aku pijet-pijet wajahku lalu aku bilas.

Kenapa aku bilas padahal diaturan pakai tak perlu dibilas? Karena kalau aku gak bilas, besoknya tumbuh jerawat kecil-kecil dan minyak di seluruh wajah tambah banyak. Entah kenapa aku sendiri masih bingung dengan reaksi itu. Tapi kalau aku bilas, akan baik-baik aja dan tambah bersih keesokan harinya. 
Percayalah, itu karena reaksi di kulit orang beda-beda ya mak.

Nah itu dia cerita singkat tentang skincare rutin yang 2 Bulan ini aku pakai dan cocok. Tentunya aku masih cari produk yang paling tepat untuk kulitku seperti pelembab dan sunscreen, karena aku belum punya sunscreen yang oke. 

Dan aku baru sadar kalau yang aku pakai itu produk Korea semua 😞😞😞😞😞

Ada yang punya rekomendasi sunscreen yang oke? Atau ada yang pakai juga skincare seperti yang aku pakai? Yuk sharing dikolom komen dibawah yes πŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ˜‰.

Semoga, cerita ku tentang skincare routine ku bermanfaat ya dan perlu diingat bahwaaaaaa cocok di kulitku belum tentu cocok dikulitmu, dan tidak cocok dikulitku mungkin cocok dikulitmu. Sampai jumpa dipostingan selanjutnya. Bai bai πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹.


Update: aku ganti face wash, tapi belum begitu kelihatan hasilnya. Bagus atau enggaknya nanti aku bakal share yes hasilnya. 

REVIEW: GARNIER YOGHURT SLEEPING MASK

Hello beauty! 

Aku mau berbagi cerita nih. Jadi semingguan yang lalu aku dapet paket dari Yukcobain yang berisi sebuah skincare dari Garnier. Skincare yang aku maksud adalah Garnier Yoghurt Sleeping Mask. Sejujurnya aku udah gak asing dengan sleeping mask. Tapi ini termasuk baru untuk merek yang biasa muncul diTV, sekali lagi ini menurutku ya. CMIIW. Dan sleeping mask ini termasuk skincare baru yang dikeluarkan oleh Garnier

Lanjut ke produknya ya. Sewaktu dateng, produk ini terbungkus dengam kotak kertas. Seperti di bawah ini 

Jadi box atau kemasan kotaknya itu 2 lapis. Ada kotak paling luar kemudian bungkus plastik lalu kemasan kotak kedua, baru produknya. Untuk kemasan produknya sediri adalah berupa tube. Warna dan gambarnya sama persis seperti 2 kemasan kotaknya. 

Pada 2 kemasan kotaknya ada informasi lengkap mengenai komposisi, cara pakai, klaim produk bahkan ada indikator warna kulit. Jadi karena klaim dari produk ini adalah “Lebih cerah sejak pemakaian pertama“, jadi kita bisa membuktikan dengan cara mencocokkan warna kulit sebelum dan setelah menggunakan sleeping mask ini dengan indikator yang telah disediakan di kemasannya. 

Kebetulan aku dapet yang ukuran 20ml. Ini ukuran yang kecil dam travelsize. Gampang dibawa kemana-mana. Sebenernya ada kemasan yang lebih gedenya dalam kemasan jar. Aku pribadi lebih seneng dengan kemasan tube kaya gini, karena lebih gampang kita kontrol produk yang akan digunakan, serta lebih higienis. 

Isi sleeping masknya sendiri berwarna putih, sedikit kental dan teksturnya lembut. Untuk aromanya sesuai perkiraan, campuran dari yoghurt dan jeruk. Tidak begitu “nyegrak” juga aromanya. 

Untuk cara pemakaiannya juga mudah. Setelah wajah dibersihkan, kemudian pakai toner atau serum yang biasa digunakan. Setelah itu baru pakai sleeping mask ini keseluruh wajah dan tidur, gak usah dibilas. Dibilasnya keesokan harinya aja ketika bangun tidur.Jangan lupa hindari pemakaian dekat mata dan mulut ya. 

Kulitku ini adalah kombinasi, jadi kadang kalo pake krim malam atau sleeping mask,keesokan harinya wajah bakalan kering banget atau malah berminyak banget. Nah,ketika awal aku rasain si mask ini perasaanku mengatakan bahwa kulitku bakalan berminyak pas bangun tidur, karena aku ngerasain seperti ada sedikiiiiit minyak didalamnya. 

Tapiiiiii, ternyata perkiraanku ini gak sepenuhnya benar. Kondisi kulit ku sedikit lebih berminyak dari biasanya, lalu aku pakein sleeping mask ini sebelum tidur, kemudian keesokan harinya wajahku tidak tambah berminyak. 

Masih berminyak tapi tidak seheboh biasanya ketika bangun tidur tanpa sleeping mask. Dan ini aku udah pakai selama seminggu berturut-turut. Karena klaimnya bisa dipakai, setiap hari dan HALAL, jadi aku merasa lebih percaya dengan produk ini. 

Nah sesuai klaim produknya, disini aku buktiin dengan mengoleskan sleeping mask hanya dari tengah ke bagian kanan buku tangan. Bagian kiri enggak. Kalau dilihat, memang sleeping mask ini langsung mencerahkan sejak pemakaian pertama. Bukan bikin putih ya, tapi lebih ke meningkatkan warna kulit. 

Tapi kalau untuk wajahku,sebenrnya aku gak terlalu “ngeh” apakah jadi lebih cerah atau biasa aja. Cuma yang aku bisa rasakan setelah seminggu pakai adalah bekas jerawat lebih cepat memudar. Bahkan ada bekas jerawat besar yang lama hilangnya, ini bisa lebih cepat hilangnya. 

Penjelasan tadi kelihatannya hasil bagusnya. Lalu apa ada hasil yang kurang bagus? Ternyata ada.

Jadi, setelah seminggu penuh aku pake produk ini kmudian sengaja aku stop. Karena emang lagi males pakai πŸ˜…. Kemudian yang terjadi adalah keesokan hariny kulitku terutama bagian pipi, jadi bruntusan 😒. Jadi sampai sekarang aku belum pakai sleeping mask ini lagi sampai bruntusannya hilang. 

Sekali lagi ya, ini hasil di kulitku dan akupun belum tau apakah bruntusan ini karena sleeping mask ini atau karena produk lain. Nanti bakalan aku update kalau aku menemukan tersangka lainnya πŸ˜….

Karena hasil tiap orang itu berbeda, jadi pengalamanku ini bukan patokan bahwa kulit kalian sama dengan kulitku ya. Untuk lebih yakin, test dulu sebelum memakai produk apapun di kulit kalian untuk mengetahui apakah produk yang kalian pakai cocok atau tidak.

Secara keseluruhan, aku suka dengan produk ini. Mereknya sudah kenal, ada BPOMnya, produknya gampang didapat dan harganya yang murah sekitar 25ribu saja. Hanya saja ada kejadian bruntusan setelah aku mendadak menghentikan pemakaian produk ini. Lagi-lagi aku akan update dan mencari tahu apakah bruntusan ini disebabkan oleh sleeping mask ini atau bukan. Tapi buat kalian yang pengen merawat kulit dengan usaha yang maksimal dan pengen produk yang terpercaya, aku rekomendasikan produk ini untuk kalian. Karena produk ini work banget dikulitku dalam fungsinya untuk menghilangkan noda dikulit (terutama bekas jerawat).

Oke segitu dulu share pengalamanku memakai Garnier Yoghurt Sleeping Mask ini, selamat mencoba buat kalian yang penasaran.  Have a awesome day πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹.

Blogger Perempuan

Review Skinfood Premium Tomato Whitening Mosture Synergy Cream with 30% Tomato ExtractΒ 

​Hai squad of beauty! Mau share nih. Kondisi kulit ku yang tadinya normal dan sedikit berminyak, setelah melahirkan jadinya gak karu-karuan. Kadang kering banget apalagi dibagian pipi sampai terasa kaya ngelupas gitu kulitnya. Kadang juga berminyak banget di daerah hidung dan dahi dan kering dibagian lain. Mungkin karena hormonal kali ya. Maka dari itu, diumur yang sudah tidak unyu lagi ini aku mulai sedikit lebih serius buat milih skin care. Karena aku termasuk yang sangat malas dan gak telaten pakai skin care apalagi harus berlapis-lapis skincarenya.

Nah karena buanyak sekali macam merek skincare beserta claimnya yanh menawarkan wajah cerah, glowing, putih dan lain sebagainya, aku lebih memilih skincare yang cocok dan gak bikin breakout atau iritasi di kulit. Gak harua bikin putih, yang penting bikin sehat. Karena usia yang hampir 30 gini sudah bukan waktunya mikirin wajah putih, tapi wajah sehat yang mulus tanpa kberisi dan tanpa flek hitam. 

Beberapa kali aku gonta-ganti skincare, dan belum nemu yang pas. Akhirnya aku mulai kepikiran buat pake skincare dari Korea. Bukan tanpa alasan, 8 dari 10 temanku yang bilang kalau skincare Korea juga bagus dan cocok dipake untuk kulit asia. Tapiii, karena skincare Korea gak ada yang murce πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…, aku memutuskan buat beli samplenya dulu sebelum beli versi fullsize nya. Ngeri juga kan kalo udah beli mahal ternyaya gak cocok. Lalu, setelah browsing dan searching ratusan review, aku tertarik pada salah satu merek Skinfood yang ada kandungan tomatnya. Yaitu Skinfood Premium berupa mosturizer dengan kandungan 30% ekstrak buah tomat.

 Skinfood mengeluarkan produk ini dengan beberapa pilihan, ada yang ektrak tomatnya 10% dan 20%. Mungkin disediakan pilihan untuk konsumen yang menginginkan ektrak tomatnya lebih rendah. Seperti yang kita tahu, tomat merupakan buah yang kaya vitamin C dan bermanfaat untuk kesehatan kulit. Dapat menangkal radikal bebas dan mencegah penuaan dini pada kulit, bonusnya adalah punya efek mencerahkan. Oh iya, satu lagi yang penting, produk ini bebas paraben,  bebas mineral oil dan bebeas dari segala macam yang membahayakan kulit sehingga aman dipakai siapa saja bahkan ibu jamil dan menyusui. Dengan claim sperti itu, konsumen yang seperti saya (masih menyusui) mmerasa lebih aman dan tenang. 

Karena aku belinya sample, jadi dapetnya dalam bentuk sachetan. Satu sachetnya berisi sekitar 2ml, dalam keterangan bungkus kemasannya tidak ada dan tulisannya Korea semua 😭. Kemasan samplenya ini didominasi warna pink dan ada gambar tomat juga, dalam kemasan fullsizenya pun warnanya sama. Dibungkusnya tertera hanya nama merek dan nama produknya saja yang bisa terbaca mata Indonesia saya ini, selain itu dibalik kemasan hanya tertulis informasi dengan tulisan Korea SEMUA. 

Lanjut ke isi produk. Moisturizer sendiri berwarna putih susu dan ada butiran berwarna kuning. Aku pikir itu adalah ektrak tomatnya, ternyata itu adalah butiran olive oil. Ketika diusapkan ke kulit, butiran itu akan pecah dan meresap ke kulit. Nah satu hal yang aku suka dari produk Korea yang pernah aku coba adalah aroma produknya. Wanginya rata-rata hampir sama, lembut dan menenangkan. Entah apa aku yang belum tau, ttapi hampir tidak ada produk skincare Korea yanga berbau tajam. Mosturizer ini juga gampang meresap ke kulit, asalkan kita gak pakai kebayakan. Kalau pemakaiannya dengan jumlah yanh cukup, tidak akan terasa greasy atau lengket berminyak gitu. 

Oke sekarang ke hasil ya, sayangnya aku gak ada foto before dan afternya 😒😒. Aku pakai Skinfood inu selama 2 minggu, aku pakainya seperti pakai pelembab biasa, pagi dan malam. 2 hari sekali aku juga pakai skinfood ini aku campur pake madu atau sheetmask lalu aku gunain sebagai sleeping mask. Selama 2 minggu pemakaian tidak terlalu ada perubahan yang signifikan. Hanya saja wajahku tidak kileng-kileng (kusam dekil) lagi. Dan yang paling penting, wajahku sekarang sedikit lebih haluz daripada sebelum pemakaian. Semoga ini bukan hanya sugesti.

Jadi, dari cerita ku di atas aku simpulin ya suka dan dukaku sama produk ini.
Suka😍: wanginya enak, tidak lengket, tidak bikin breakout maupun purging, seneng karen ada kemasan samplenya untuk uji coba sebelum beli yang fullsize, travel handy. 
DukaπŸ˜₯: tulisan Korea semua jadi harus open source untuk mengetahui komposisi. Kemasan sample tidak higienis, mudah kotor.
Cukup, segitu dulu ya cerita ku. Semoga bisa menginspirasi temen-temen yang mau beli skincare tapi bingung saking banyaknya. Bel sample nya aja dulu sist! Kantong gak dibikin bolong tapu bisa nyobain dengan pasti. Terimakasih πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹

[SPONSORED Review] Vitamin 75 Maximizing Cream

Hallooooo wanita cantik dimanapun kamu berada. Kali ini aku mau review skincare dari Korea, yaitu Vitamin 75 Maximizing Cream ByWishtrend. Aku dapetnya dari 08liter Indonesia dan dikirim langsung oleh Wishtrendnya. Bersyukur banget dapet ini karena yang aku tau harganya mahal. Produk ini dari Wishtrend, Β fungsi utamanya adalah memaksimalkan skincare yang digunakan.

Claim produk ini ada beberapa,

1. 75%of vitamin tree (sea buckthorn) water. Sea buckthorn sendiri memiliki kandungan vitamin C dan E 20x lipat lebih tinggi dari jeruk.

2. Rejuvenating, anti-aging and improve skin tone.

3. Natural vitamin E

4. Non-sticky formula

5. Paraben free

6. No irritation

Dari keenam claim produk, apakah benar? Yuk mari kita buktikan dengan beberapa pembahasan.
Packaging

Produk vitamin ini terbungkus rapi di dalam jar plastik tebal lalu kemasan paling luarnya adalah box dari kertas. Pada kemasan box tertulis semua informasi mengenai nama, komposisi, cara penggunaan, claim produk dan lain-lain. Box berwarna putih dengan tulisan warna hitam dan merah. Syangnya untuk jarnya sendiri berwarna merah tua hampir ke warna coklat gelap, dengan tutupnya berwarna putih. Ketika tutupnya dibuka, akan ada semacam pastik putih sebagai penutup dalam. Jadi kalau kondisi jar terbalik, produknya tidak gampang bleberan kemana-mana. Sayangnya, vitamin ini tidak disertai spatula untuk mengambil produk. Jadi sebelum ambil produk, pastiin tanganmu atau alat untuk mengambilnya benar-benar bersih.
How to use

Kalau sesuai dengan yang diinfokan dibungkusnya, cara pemakaiannya yaitu digunakan setiap pagi dan malam. Penggunaan vitamin ini last step ya, jadi pakai krim pagi atau krim malam dulu, serum atau essence kemudian terakhir ditimpa pakai vitamin 75 ini. Diaplikasikan dibagian tengah kulit kemudian dousap kebagian luar wajah dengan tapping motion atau menepuk lembut supaya lebih cepat menyerap ke bagian dalam kulit. Produk ini juga bisa dipakai untuk bagian tubuh yang terdapat ppigmentasi seperti lutut dan sikut.
Produk vitamin 75

Warna dari cream ini adalah putih yang bening ketika diratakan, bukan putih susu. Aromanya hampir tidak ada, hanya ada sedikiiiiit sekali aroma yang enak dan lembut. Tapi setelah diaplikasikan ke kulit bakalan gak tercium aromanya. Claim produk ini adalah non-sticky formula, tapi aku pribadi masih merasakan kesan lengket ketika diaplikasikan ke wajah. Tapi memang tidak selengket krim lainnya, mungkin karena aku pakainya terlalu banyak makanya masih meninggalkan kesan lengket sedikit. Dan karena vitamin ini warnanya putih seger, jadi setelah diaplikasikan ke kulit tidak mengubah warna kulit.
Nah aku pakai vitamin ini selama 6 harian. Selama pemakaian yang aku rasain adalah pemakaiannya gampang. Untuk kulitku yang kombinasi cenderung kering, vitamin ini masih aman dan tidak bikin wajah breakout. Semoga seterusnya juga gak. Untuk efek mencerahkan, aku pribadi belum merasakannya. Mungkin karena baru beberapa hari pakainya, jadi belum kelihatan lebih cerahnya. Produk ini cukup menghidrasi kulitku yang sedikit kering ini. Efek melembabkannya terasa banget. Mungkin inilah yang juga termasuk manfaat anti-agingnya, jadi kalau kulit selalu lembab pastinya membantu agar tidak cepat keriput. Aku sendiri kalau pakai ini kadang dengan pelembab dulu kadang juga tidak. Tapi tetap melembabkan dan tidak berefek buruk sejauh ini ke kulitku. Cuma memang ada beberapa costumernya produk ini yang kulitnya jadi lebih kering setelah pakai.

Maka dari itu, saranku, vitamin ini dipakainya paling akhir dan harus pakai pelembab sebelumnya. Untuk mencegah terjadinya kering dan iritasi dikulit kalian. Walaupun di claim produknya menyebutkan bahwa vitamin ini anti iritasi dan bisa dipakai oleh kulit sensitif sekalipun, tapi tak ada salahnya untuk jaga-jaga. Karena kalo menurutku vitamin ini memang tujuannya adalah untuk memaksimalkan kinerja dari pelembab dan serum yang kita gunakan. Jadi kalau kalian ingin efek yang bikin kulit lebih cerah atau hasilnya sempurna, maksimalkan penggunaan pelembab dan serum terbaik kalian lalu tambahkan vitamin ini untuk lebih mengoptimalkan hasilnya.

Oh iya, untuk harganya. Kalau dari wishtrendnya sendiri senilai 383.000 rupiah. Termasuk mahal menurutku, tapi mungkin tergolong standar untuk ukuran skincare Korea. Kalau produk ini tidak breakout diwajahku dan bisa mengatasi kulit keringku ini, aku bisa mengatakan produk ini worth it. Kalau ditanya repurchase? Maybe yes maybe no. Kalau tidak menemukan skincare lainnyang sejenis dengan harga lebih murah, kelihatannya bakal repurchase.
Setelah beberapa pembahasan diatas bisa diambil beberapa poin love dan hatenya.
Love:

Formulasi produknya enak diaplikasikan.

Efek menghidrasi dan melembabkan oke. Kulit langsung llembab setelah pemakaian pertama.

Aromanya enak, tidak mengganggu dan cepat hilang setelah dipakai ke kulit.

Bisa dipakai dengan maupun tanpa pelembab dan serum. Untuk kulit sensitif aku saranin lebih baik pakai pelembab dulu buat mencegah iritasi.

Paraben free. Jadi aman dipakai siapa saja bahkan untuk ibu hamil dan ibu menyusui.

Cocok untuk digunakan semua jenis kulit.
Hate

Produknya tidak disertai spatula untuk mengambil krimnya, jadi kurang higienis dan lebuh berantakan ditepi atas leher jar.

Harganya mahal :mrgreen::mrgreen::mrgreen:
Nah itu tadi pembahasan atas cobacoba produk dari Korea ini. Semoga bisa membantu kalian ya. Karena kalau gak salah masih dikit review tentang produk ini. Semoga tulisanku ini bermanfaat, kritik dan saran sangat dibutuhkan.Terimakasiiiiiiiih πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹.

Review Innisfree Squeeze Mask -Shea Butter-

Hai cantik! Kali ini ayo membahas produk perawatan wajah dari negeri Korea. Ada yang suka nonton drama Korea? Pastinya sudah tidak asing dengan produk perawatan wajah yang sering muncul dalam adegan dramanya, yaitu sheets mask. Masker wajah dengan bentuk lembaran. Masker jenis ini memang sudah jadi produk kecantikan yang digemari wanita Korea, bukan hanya khasiatnya yang Bagus untuk wajah tetapi juga cara penggunaannya yang mudah. Nah, sekarang yang bakalan kita review bareng adalah sheet mask dari Innisfree, yaitu Innisfree It’s Real Squeeze Mask dengan varian Shea Butter. 

Kita mulai bahas masalah kemasan. 

Karena masker ini bentuknya lembaran, maka kemasannya pun simpel seperti kantong plastik yang ada zippernya. Tiap satu kantong berisi 1 masker. Dalam kemasan produk terdapat berbagai macam informasi yang berkaitan dengan produknya. Seperti nama, cara penggunaan, khasiat, komposisi, isi atau beratnya dan tanggal kadaluarsa. Warna dari kemasannya setiap varian berbeda, tapi hampir semuanya dominan warna putih. Perbedaannya hanya pada gambar variannya saja. 
Kalo aku pribadi pilih yang variant shea butter karena aku memilih efek yang menenangkan kulit, meratakan warna kulit, mengatasi radang di kulit dan mencerahkan kulit wajah. Efek itu ada divariant shea butter ini. 
Untuk isi produknya sendiri berbentuk lembaran yang sudah terdapat pola atau lubang untuk mata, lubang hidung dan mulut. 

Kalau aku pakai, bagian dahi kurang lebar. Mungkin karena ukuran masker ini disamakan dengan ukuran orang Korea yang jelas berbeda dengan orang Indonesia. Masker ini juga terendam dalam larutan berwarna putih, atau dinamakan essence, baunya harum lembut tidak menyengat dan sedikit kental namun tidak berminyak. Innisfree ini memberikan banyak essence pada tiap kemasannya, jadi ketika dipakai essence nya akan menetes sampe leher. Maka dari itu, aku pribadi memeras dulu si maskernya ini biar ketika pake gak mbleber kemana-mana cairannya. Kemudian sisa essence nya aku simpan rapi agar bisa digunakan lagi. Perlu diingat kalau mau simpan sisa essence nya, tidak perlu menyimpan maskernya juga. Karena untuk masker sudah diinfokan dalam kemasan, kalau masker hanya bisa digunakan sekali saja. 
Setelah membahas kemasan dan isi, kita lanjut ke efek setelah pemakaian. Kalau di informasi cara penggunaan, masker ini digunakan selama 10-20menit. Kalau aku pribadi menggunakan masker ini dari sebelum tidur sampai bangun. Jadi, semalaman nempel di wajah. Keesokan hari ketika lepas masker, tidak, ada perubahan yang mencolok. Hanya saja memang wajah terasa lebih lembab tapi tidak berminyak. Lebih seger aja. Mungkin perbedaan akan lebih terasa jika penggunaannya rutin dan telaten. 
Dari pembahasan diatas, maka bisa disimpulkan:

  • Untuk kemasan rapi, simpel, higienis dan ringkas. Bisa dibawa untuk bepergian
  • Untuk isi, essence nya banyak! Maskernya mudah dipakai, hanya saja ukurannya kurang pas untuk ukuran wajah orang Indonesia (atau hanya aku)
  • Setelah pakai masker. Wajah jadi lembab,segar karena aku pakainya semalaman.
  • Harganya lumayan terjangkau, sekitar 15-20rb per masker. Cukup murah dengan ukuran essence yang segitu banyak.
  • Cocok untuk siapa saja, karena diklaim lolos uji alergi. Jadi untuk kulit normal, kombinasi, berminyak maupun sensitif bisa pakai.

Oke segitu aja review kali ini, semoga bisa membantu kalian yang masih maju mundur buat beli produk dari Innisfree .

Terimakasih 💋💋💋